NAPAK TILAS MAGELHAENS AKAN BERLANGSUNG DI TIDORE

NAPAK TILAS MAGELHAENS AKAN BERLANGSUNG DI TIDORE

JAKARTA – Napak tilas penjelajah asal Portugis Ferdinand Magelhaens di Indonesia siap dicanangkan. Ekspedisi laut  terbesar di dunia yang melibatkan 17 negara itu akan tiba dan singgah di Kota Tidore, Maluku Utara, pada 8 November – 18 Desember 2021.

Agenda besar tersebut dibahas dalam pertemuan antara pemerintah kota Tidore dan Kementerian Pariwisata (Kemenpar) yang difasilitasi Komite Seni Budaya Nusantara (KSBN) di Kantor Kemenpar, Jakarta, Jumat (6/10).

Dalam pertemuan yang dihadiri Staf Ahli Menteri Pariwisata Bidang Destinasi Prioritas Nasional Taufik Rahzen, Wali Kota Tidore Capt Ali Ibrahim, Sultan Tidore Husain Syah, Ketua Umum KSBN Hendardji Soepandji, anggota Kesultanan Tidore di Jakarta, Anita Gathmir dan Muhammad Gathmir, diputuskan beberapa langkah untuk menyambut ekspedisi terbesar di dunia tersebut. Di antaranya membuat seminar nasional yang mengangkat tema batas timur barat, suma oriental, kota kembar Ternate-Tidore, dan perjalanan epedisi laut terbesar dunia Magelhaens. Hasil seminar rencananya akan dibukukan agar masyarakat luas tahu apa yang terjadi dengan Magelhaens 500 tahun lalu.

“Jelas, ini akan menjadi event yang sangat fenomenal. Karena itu, KSBN sangat mendukung penyelenggaran napak tilas Magelhaens ini,” ujar Ketua Umum KSBN Hendardji Soepandji.

Yang menarik, Kemenpar juga berencana akan memasukkan event tersebut ke dalam 100 wonder event Kemenpar. Bahkan, peluncuran event itu akan segera dilakukan di Jakarta. Ini bukti bahwa napak tilas Magelhaens di Tidore menjadi perjalanan sejarah yang luar biasa bagi Indonesia.

Anita Gathmir menambahkan, rangkaian kegiatan jelang tibanya tim ekspedisi Magelhaens di Tidore pada 2021 sangat beragam. Selain seminar nasional yang direncanakan akhir November 2017, juga akan dilakukan pembentukan jaringan kota-kota Suma Oriental yang melibatkan 60 negara. Bahkan, kemungkinan juga akan digelar seminar internasional yang melibatkan negara-negara Suma Oriental tersebut. Begitu pula peringatan HUT Kota Tidore mulai April 2018 akan dikemas menjadi bagian  penting penyambutan ekspedisi Magelhaens 2019-2021.

“Bahkan, kami juga diminta membuat film mengenai sejarah perjalanan Magelhaens di Tidore. Semua itu tengah kami matangkan,” ujar Anita yang juga Anggota Keluarga Kesultanan Tidore. (One)

Related posts