SOUL OF SUMBA
JAKARTA – Rumah Asuh dan Para Sahabatnya menggelar pameran foto, sketsa, dan kain tenun dari Sumba untuk Sumba dalam acara bertajuk The Soul of Sumba di HAP Enterprise, Jl. Palem Puri. Bintaro, Tangerang Selatan, Banten, 14-16 September 2017.
Beragam acara pun dihelat dalam event selama tiga hari tersebut mulai dari Pameran & Diskusi “Arsitektur Sumba dan Masa Kini” dengan pembicara Gunawan Tjahjono; dan pendiri Rumah Asuh, Yori Antar; serta moderator Varani Kosasih. Kemudian, Bincang-Bincang Tenun dan Perhiasan dengan pembicara Umbu Ignatius, budayawan Robert Ramone, Terry Wijaya Supit, dengan moderator Resha Khambali. Acara juga diramaikan dengan Tarian Sumba yang dibawakan Umbu Ignatius dkk, serta Pagelaran Tenun Sumba oleh Sahabat Sumba.
”Hanya sedikit daerah yang masih mempertahankan tradisi pewarnaan kain seperti Sumba Timur. Kain tradisional ini disebut sebagai hinggi kombu atau kain kombu. Untuk satu lembar kain memakan waktu satu atau dua bulan,” ujar Robert Ramone yang merupakan budayawan asal Sumba Timur dalam diskusinya.
Kegiatan juga semakin meriah dengan adanya Peluncuran dan Tanda Tangan Buku “Berburu dan Berguru di Tanah Merapu” oleh Rumah Asuh, Yayasan Tirto Utomo, dan Rumah Budaya Sumba. (One)




